Tulisan dalam buku (Icebreaker dalam Pembelajaran aktif) ini sangat luar biasa.


Dr. Muhammad Rohmadi, M.hum
Penulis, Motivator, Praktisi PAIKEM, dan Dosen PBS FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Alhamdulllairobil’alamin. Kalimat pertama yang dapat saya ucapkan untuk saudara sunarto adalah sukses dan luar biasa. Saya mengenal penulis sejak tahun 2006 pada program DBE 2 USAID di provinsi Jawa Tengah. Sebagai seorang kolega, sahabat, dan DLC DBE 2 USAID di Demak, kami sering berdiskusi dan mengembangkan materi pembelajaran di sekolah maupun di kampus. Komunikasi terus memberikan ruang inspirasi bagi kami. Saya terus memberikan motivasi kepada penulis agar mengembangkan profesionlismenya sebagai guru dengan menulis buku. Akhirnya lahirlah ide-ide dan pengalaman penulis selama mengembangkan pembelajaran aktif dalam bukunya yang berjudul “icebreaker Dalam pembelajaran Aktif”

Tulisan dalam buku ini sangat luar biasa. Ide-ide cemerlang yang disuguhkan dengan berbagai pengembangan konsep, teori dan implementasinya sangat cerdas dan kreatif. Seorang guru dituntut memiliki kreativitas dalam mengembangkan profesinya sehingga mengejawantahkan dan mengimplementasikan empat kompetensi wajib guru, yaitu pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Pengembangan profesionalisme guru secara aktif dan terintegrasi akan melahirkan sosok guru kreatif dan inovatif.

Seorang guru harus selalu menjadi motivasi bagi diri dan peserta didiknya dengan memberikan suguhan model dan materi pembelajaran secara kreatif dan inovatif. Hal ini dapat diwujudkan melalui pemanfaatan media-media pembelajaranyang murah dan praktis.

New Learning Environment: Electronic & Mobile-Learning


Jakarta, 4-6 Fabuari 2011

Png Bee Hin

Sebuah perkembangan baru di dunia pendidikan yang sangat luar biasa dalam pemanfaatan teknologi informasi. Setelah sebelumnya dunia pendidikan dibuat terang dengan dengan e-learning, kini ada media yang sangat canggih, murah dan sebenarnya sudah dimiliki oleh masyarakat luas sejak decade 1990-an, yaitu handphone yang bisa digunakan untuk proses pembelajaran. Begitulah kata Png Bee Hin CEO Learning and Development Reasources (LDR) Pte Ltd dari Singapura dalam acara ITCEE (International Teachers Conference and Education Exhibition)

Perkembangan Handphone sekarang demikian cepat, sehingga yang dulunya hanya merupakan alat “panggil” sekarang menjadi teknologi multimedia dengan banyak fasilitas. Mulai dari fasilitas telephone, kamera, radio, music, bahkan juga dilengkapi dengan fasilitas internet dan GPS. Perkembangan handphone yg demikian canggih sehingga orang sering menyebut dengan “smart phone”, karena piranti  ini demikian lengkap dan cerdas untuk mencukupi kebutuhan informasi dan hiburan bagi panggunanya. Baca lebih lanjut

Pengumuman Penerimaan Guru Kontrak di SD N 4 Krandegan


Mulai tahun 2009 kemaren saya mencoba untuk mengelola kelas bilingual di SD negeri 4 Krandegan Banjarnegara di Jawa Tengah. Alhamdulillah animo masyarakat untuk menyekolahkan di kelas bilingual sangat tinggi, walaupun mereka harus memberikan kontribusi lebih terhadap penyelenggaraan kelas Bilingual tersebut. Ini akan menginjak tahun ke-3 keberadaan kelas Bilingual di SD Negeri 4 Krandegan, maka dalam rangka mencukupi tenaga pendidik, SD Negeri 4 Krandegan membutuhkan tenaga guru kontrak untuk mengajar di kelas Bilingual. Oleh karena itu diumumkan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berminat untuk menjadi guru di kelas Bilingual SD Negeri 4 Krandegan dipersilahkan untuk mendaftarkan diri dengan persyaratan sebagai berikut:
1. Lulusan Sarjana (S1) atau sederajat.
2. Lancar berbahasa Inggris
3. Mampu mengajar di Sekolah Dasar.
4. Lamaran boleh ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
5. Lamaran disertai dengan Daftar Riwayat Hidup (CV)
Kirimkan lamaran langsung ke SD Negeri 4 Krandegan Jl. Pemuda No 75 Banjarnegara. Atau lewat email bilingualsegan@yahoo.com. atau lewat email saya di sunartombs@gmail.com

Andai Ujian Nasional tidak ada…


Hari-hari yang paling dramatis adalah hari di mana seluruh Indonesia diumumkan hasil ujian nasional. Pada hari itu terjadi 2 peristiwa drmatis yang sangat bertolak belakang dan terjadi pada satu tempat.

Satu peristiwa terjadi luapan kegembiraan yang teramat sangat pada siswa-siswa yang dinyatakan lulus ujian nasional. Bahkan mereka merelakan seluruh pakaian dan tubuhnya dicorat-coret pakai cat berwarna, yang mungkin itu sangat sulit dihilangkan dalam beberapa hari. Bahkan saking gembiraanya mereka melakukan konvoi dengan tanpa pengaman yang menyebabkan beberapa di anatara mereka harus kehilangan nyawa. Baca lebih lanjut

JADWAL UJIAN NASIONAL tahun 2010


Berdasarkan surat Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 178/MPN/HK/2009 tanggal 03 Desember 2009 perihal: Ujian Nasional (UN) Tahun pelajaran 2009/2010, maka dengan ini diberitahukan bahwa Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) akan menyelenggarakan UN pada tahun 2010 dengan jadwal sebagai berikut:

Jadwal Ujian Nasional SMA/MA, dan SMK Tahun Pelajaran 2009/2010:

  • UN Utama (22 — 26 Maret 2010)
  • UN Susulan (29 Maret — 5 April 2010)
  • UN Ulangan (10 — 14 Mei 2010)

Jadwal Ujian Nasional SMP/MTs dan SMPLB Tahun Pelajaran 2009/2010:

  • UN Utama (29 Maret — 1 April 2010)
  • UN Susulan (5 — 8 April 2010)
  • UN Ulangan (17 — 20 Mei 2010)

Jadwal UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 SD/MI dan SDLB:

  • UN Utama (4 — 6 Mei 2010)
  • UN Susulan (10 — 12 Mei 2010)

Untuk kisi – kisi Ujian Nasional dapat dilihat dalam:

Peraturan Mendiknas Nomor 74 Tahun 2009
Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2009/2010

Peraturan Mendiknas Nomor 75 Tahun 2009
Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010

Peraturan Mendiknas Nomor 84 Tahun 2009
Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Smp/Mts), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010

Untuk info selengkapanya bisa di baca di situs depdiknas BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Inpasing Tunjangan Profesional Guru non PNS


Berikut ini adalah kutipan tulisan dari DITJEN PMPTK tentang Inpasing Tunjangan Profesional Guru Non PNS. Dalam tulisan ini saya juga link-kan dengan daftar guru yg telah menerima inpasing.

  1. Persyaratan
    Penetapan jabatan fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan angka kreditnya, bukan sebatas untuk memberikan tunjangan profesi bagi mereka, namun lebih jauh adalah untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat/golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekailgus demi tertib administrasi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil. Atas dasar itu, Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang dapat ditetapkan Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya adalah:

    1. Guru tetap yang mengajar pada satuan pendidikan, TK/TKLB/RA/BA atau yang sederajat; SD/SDLB/MI atau yang sederajat; SMP/SMPLB/MTs atau yang sederajat; dan SMA/SMK/SMALB/MA/MAK atau yang sederajat, yang telah memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Guru dimaksud adalah guru yang diangkat oleh pemerintah, pemerintah daerah dan yayasan/masyarakat penyelenggara pendidikan.
    2. Kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV
    3. Masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut pada satmingkal yang sama.
    4. Usia setinggi-tingginya 59 tahun pada saat diusulkan.
    5. Telah memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.
    6. Melampirkan syarat-syarat administratif : Baca lebih lanjut

Guru Agama lebih pintar dibanding guru mata pelajaran lainnya


“Guru-guru Agama harus lebih pintar dibanding guru-guru mata pelajaran lainnya”. Barangkali itulah semangat yang muncul dari guru-guru agama se-kota Yogyakarta saat mengikuti pelatihan pembelajaran tematik.

Mengapa semangat itu muncul ?

Pelatihan PAKEM untuk guru Agama di Yogyakarta

Pelatihan Tematik untuk guru Agama di Yogyakarta

Pada saat membahas pembelajaran tematik, ditemukan banyak kendala pada taraf implementasi di lapangan. Pasalnya guru agama adalah guru mata pelajaran, semenatara untuk mata pelajaran lainnya dilakukan oleh guru kelas. Dengan demikian praktis pembelajaran tematik hanya bisa dilakukan untuk mata pelajaran selain agama. Padahal pembelajaran agama seharusnya menjadi landasan bagi mata pelajaran lainnya.

Dalam posisi demikian tidak mungkin kita bisa memaksakan diri bahwa setiap mata pelajaran yang disajikan guru umum harus selalu melandaskan pada pelajaran agama. Hal yang paling realistis dilakukan adalah guru agama harus memahami materi-materi pelajaran lainnya sehingga memudahkan bagi guru agama ketika akan mengkaitkan dengan mata pelajaran-mata pelajaran umum.

Misalnya guru agama harus paham tentang materi IPA tentang perkembangbiakan makhluk hidup untuk kemudian dikaitkan dengan materi pelajaran agama tentang asal muasal manusia bahwa manusia berasal dari air mani. Dan sebagainya.

Dengan penguasaan berbagai materi pelajaran umum, maka diharapkan guru agama akan mampu memberikan penanaman iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan lebih meyakinkan.

Program Pelatihan untuk Pelatih/ Fasilitator (TOT)


Kami melayani Pelatihan untuk Pelatih (TOT). Mengapa para pelatih atau fasilitator tetap perlu mengadakan pelatihan?

Dunia pendidikan terus mengalami dinamika yang sangat cepat. Demikian cepat arus perubahan di dunia pendidikan menghendaki para guru untuk juga terus menyesuaikan kompetensinya agar mereka tetap surfive.

PELATIHAN UNTUK PELATIH

PELATIHAN UNTUK PELATIH

Hampir setiap kali terjadi perubahan para guru dilatih tentang materi perubahan itu sendiri. Apakah itu kurikulum, model pembelajaran, mangement, pengelolaan pembelajaran, Teknologi Informasi dan sebagainya.

Namun sayang sekali para penyaji pelatihan selama ini masih banyak hanya sekedar menyampaikan informasi tanpa menghiraukan apakah yang ia sajikan akan tercerna dengan baik atau tidak. Pelatihan yang pasif di mana peserta pelatihan atau guru hanya sebagai pendengar barangkali tidak akan banyak membawa perubahan sesuai dengan tujuan dari perubahan itu sendiri. Para pelatih/ fasilitator hendaknya dibekali berbagai kemampuan tentang teknik-teknis fasilitasi yang efektif dan menyenangkan bagi peserta pelatihan. Dan yang lebih penting  lagi adalah bagaimana seorang fasilitator dapat membawa arus perubahan itu sendiri menjadi sebuah kompetensi bagi para peserta yang dilatih.

Berikut ini kami memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan melayani Paket Pelatihan untuk pelatih (Training of Trainers). Dalam paket pelatihan ini dikemas dengan mengedepankan prinsip-prnsip pembelajaran orang dewasa dan yang lebih penting lagi adalah mengedepankan contoh-contoh pelatihan dengan berbasis active learning dan Joyfull learning. Nilai plus dari pelatihan yang kami kelola adalah memberikan pengalaman-pengalaman riil sesuai kondisi pelatihan seperti bagaimana caranya agar fasilitator menarik, bagaimana agar fasilitator percaya diri, bagaimana kalau mengatasi peserta pelatihan yang malas atau sulit berkonsentrasi serta segudang pengalaman riil lain yang barangkali tidak dijumpai pada pelatihan-pelatihan lainnya.

Adapun materi untuk TOT adalah sebagai berikut:

  1. Prinsip-prinsip dasar pembelajaran orang dewasa.
  2. Bagaimana fasilitator yang baik itu?
  3. Tips agar fasilitator mempunyai performent yang menarik.
  4. Berbagai jenis ice breaking dan energizer.
  5. Tips agar fasilitator mempunyai Percaya diri yang baik.
  6. Tips agar fasilitator bisa dengan cepat menguasai materi pelatihan baru.
  7. Tips agar fasilitator bisa membuat presentasi yang menarik.
  8. Berbagi pengalaman tentang metode fasilitasi yang mengaktifkan peserta pelatihan.
  9. Tips mengatasi peserta pelatihan yang sulit, seperti: malas, sering minta ijin, suka menyanggah, sering komentar yang aneh, apatis, pemalu, dan berbagai kejadian riil di lapangan.

Lembaga anda menghendaki pelatihan tersebut? Silahkan hubungi kami di email: sunartombs@gmail.com atau silahkan menuliskan komentar anda dalam blok ini. Terima kasih

Sertifikasi Guru dalam Jabatan (Permendiknas No 10 Tahun 2009)


PERMENDIKNAS Nomor 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan, yang didalamnya mengatur proses sertifikasi guru dan pengawas sekolah dalam jabatan, baik yang dilaksanakan melalui uji kompetensi maupun pemberian sertifikat langsung.

Dengan demikian, maka PERMENDIKNAS No. 17 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan yang kemudian diperbarui dengan PERMENDIKNAS No. 11 Tahun 2008 dinyatakan tidak berlaku. Perbedaan dalam PERMENDIKNAS No 10 Tahun 2009 ini adalah diaturnya sertifikasi bagi pengawas

Anda ingin mengetahui lebih lengkap isinya? Silahkan klik di bawah ini!

PERMENDIKNAS Nomor 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan

Pengertian Cooperative Learning


 Cooperative learning merupakan strategi pembelajaran yang banyak menarik perhatian kalangan pengajar. Berikut saya sajikan pengertian cooperative learning hasil dari terjemahan artikel cooperative learning dari http://edtech.kennesaw.edu/intech/cooperativelearning.htm.

cooperative-learning11Cooperative learning adalah strategi pembelajaran yang cukup berhasil pada kelompok-kelompok kecil, di mana pada tiap kelompok tersebut terdiri dari siswa-siswa dari berbagai tingkat kemampuan, melakukan berbagai kegiatan belajar untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari. Setiap anggota kelompok bertanggung jawab untuk tidak hanya belajar apa yang diajarkan tetapi juga untuk membantu rekan rekan belajar, sehingga bersama-sama mencapai keberhasilan. Semua Siswa berusaha sampai semua anggota kelompok berhasil memahami dan melengkapinya.

Semua anggota kelompok berusaha untuk saling menguntungkan sehingga semua anggota kelompok bisa: Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: