Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru


Menjelang diterapkannya Peraturan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya (yang baru), maka diperlukan penyesuaian Jabatan Fungsional Guru. Kenapa harus disesuaikan? ya, karena dalam Menpan No 16 Tahun 2009 ini klausul item-item yang dinilai sudah berbeda dengan peraturan lama yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala badan Administrasi Kepegawaian Nasional Nomor 25 tahun 1993.

Dulu peraturan lama misalnya semua nilai Pendidikan dan Pelatihan Kedinasan masuk dalam komponen Nilai Pendidikan, sedangkan sekarang yang termasuk dalam Nilai Pendidikan hanyalah Prajabatan saja. Sementara nilai pendidikan dan pelatihan guru non-prajabatan sekarang dimasukkan dalam komponen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)  khususnya unsur Pengembangan Diri.

Masalah sebutan dalam Jenjang Jabatan Fungsional Guru dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi (yang baru) hanya dipisahkan dalam 4 jenjang saja, yaitu:  Guru Pertama,  Guru Muda,  Guru Madya,dan Guru Utama. Dalam peraturan lama dibedakan dalam 13 jenjang Jabatan Fungsional Guru yaitu:  1) Guru Pratama, 2) Guru Muda, 3) Guru Muda Tk.I, 4) Guru Madya, 5)Guru Madya Tk.I, 6) Guru Dewasa, 7) Guru Dewasa Tk.I, 8) Guru Pembina, 9) Guru Pembina Tk.I, 9)Guru Utama Muda, 12)Guru Utama Madya, 13)Guru Utama

Bagaimana tata cara pengajuan dan syarat-syarat penyesuaian Jabatan fungsional guru selengkapnya SILAHKAN DOWNLOAD DI SINI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: