Model Stasiun Belajar


Model stasiun belajar  mendemonstrasikan satu cara bagaimana menggunakan komputer untuk mendukung proses pembelajaran, dimana para  Siswa bekerja dalam tim, berotasi untuk menggunakan beberapa pusat (stasiun) pembelajaran multi-fungsi, dimana salah satunya adalah stasiun komputer. Di saat mereka ada di dalam pusat atau stasiun pembelajaran, mereka dapat mengumpulkan apa yang dapat mereka peroleh dari seperangkat sumber daya tertentu. Setiap stasiun fokus pada teknologi, ketrampilan, atau tipe sumber daya yang berbeda-beda.

stasiun belajarMisalnya, apabila kita bermaksud untuk mencari informasi mengenai asal-muasal dari satu bangunan bersejarah, salah satu stasiun dapat mencetak sumber-daya informasi yang dapat dibaca oleh siswa (artikel surat kabar); stasiun lain mungkin melibatkan siswa untuk mengambil foto dari material lokal/yang ada yang dahulu digunakan untuk mendirikan bangunan tersebut (batu granit, semen, dsb), dan di stasiun ketiga – yang mungkin menjadi satu-satunya stasiun komputer – siswa dapat mentransfer foto-foto mereka dari kamera HandPhone atau kamera digital ke dalam komputer. Setiap tim siswa berotasi melalui 3 stasiun yang berbeda sehingga di akhir pelajaran, atau di akhir aktivitas mereka telah melakukan aktivitas yang sama – walaupun tidak secara bersamaan.

Siswa juga dapat memainkan berbagai peran dan tanggung jawab dalam timnya serta menjalankan peran ini di pusat-pusat pembelajaran yang berbeda sehingga setiap siwa memiliki tugas khusus yang harus dipenuhi.

Beberapa peran dalam kelompok yang biasanya dimainkan: Semua anggota kelompok berotasi untuk menggunakan komputer, sebagai berikut:

  • Manager Komputer (Computer Manager)Memastikan bahwa setiap anggota kelompok memiliki kesempatan dan waktu yang sama dalam menggunakan komputer. Tugasnya adalah mengingatkan kelompok untuk menyimpan (save) informasi.
  • Manajer Materi (Materials Manager)Menginformasikan tentang materi apa saja yang tersedia, mengambil materi sesuai kebutuhan, mengembalikannya, dan merapikan stasiun pembelajaran untuk digunakan oleh kelompok berikutnya.
  • Fasilitator (Facilitator)Mendorong semua anggota kelompok untuk berpartisipasi dan mempertahankan alur kegiatan (tetap pada topik yang ditugaskan/disepakati).
  • Penjaga waktu (Time Keeper) Mencatat waktu mulai dan waktu akhir dari aktivitas, mengecek waktu secara periodik, memberi peringatan 5 menit sebelum berakhirnya aktivitas, dan memastikan bahwa kelompok datang dan selesai pada waktunya.
  • Ahli’ Teknologi (Technology Experts)– Kemungkinan memiliki pengetahuan tentang teknologi yang sedang digunakan dan membimbing yang lain untuk menggunakan teknologi secara mandiri (tidak mengerjakannya untuk yang lain).
  • Perekam/Notulen (Recorder) Merekam atau mencatat semua informasi dan ide-ide.
  • Peran Lain  –  Sesuai dengan apa yang disarankan oleh siswa atau guru.

Diagram untuk menyusun/menetapkan stasiun-stasiun pembelajaran: Setiap stasiun atau pusat pembelajaran terdiri atas 5 siswa dan harus ada perintah tertulis tentang sebuah aktivitas atau tugas yang harus dipenuhi siswa. Hanya satu stasiun adalah stasiun komputer. Setelah satu periode waktu tertentu, siswa berotasi untuk pergi ke stasiun lain dan ke satu stasiun yang terakhir. Di akhir aktivitas (setelah satu minggu, 1 periode kelas, atau 1 jam pelajaran, dsb) seluruh siswa telah melalui 3 stasiun tersebut.

2. Model Navigator

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: