Pelatihan penggalangan dana sangat penting untuk KKG/MPGM


KKG / MGMP merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan profesionalisme guru. Dalam KKG/ MGMP para guru dapat memperoleh berbagai pengalaman dan kemampuan profesional yang justru lebih aplicable untuk peningkatan kemampuannya. Pengalaman dan kemampuan tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber (teman-teman sejawat). Hal tersebut justru tidak ditemukan di bangku kuliah maupun di seminar-seminar.

Pelatihan penggalangan dana untuk KKG/ MGMP

Sayang bahwa tempat pembinaan profesional tersebut sering dilanda masalah krusial yang selalu menghimpitnya, yaitu masalah dana. Banyak KKG/MPGM dijalankan dengan inisiatif para guru sendiri untuk ber-patungan dari uang pribadi. Sebenarnya hal ini baik, namun jika ini berlangsung terus-menerus dimungkinkan akan mencapai titik kulminasi di mana para guru tidak lagi mau datang ke tempat KKG/ MGMP karena harus membayar.

Di sisi lain, para guru tersebut sebenarnya mempunyai berbagai potensi yang tidak dimanfaatkan untuk dapat mendatangkan dana. Potensi tersebut jika dilihat oleh para bisnisman mungkin akan menjadi modal yang sangat luar biasa. Hal inilah yang mendasari betapa pentingnya pelatihan penggalangan dana bagi kelompok kerja guru (KKG).

Potensi yang bisa dimanfaatkan oleh para guru dalam penggalangan dana, atau sering disebut potensi ekonomis adalah sebagai berikut:

  1. Komunitas guru yang banyak, dan rata-rata berekonomi mapan walaupun belum bisa dibilang kaya.
  2. Kemampuan para guru dalam membuat berbagai sumber belajar seperti LKS, Diktat, buku, RPP dan sebagainya.
  3. Mempunyai siswa yang sangat banyak dan merupakan komunitas yang sangat patuh terhadap para guru.
  4. Mempunyai hubungan dengan berbagai kalangan mulai dari dinas pendidikan, para distributor buku dan barang-barang rumah tangga, dsb.
  5. Selama ini para guru juga merupakan komunitas yang sangat dipercaya oleh masyarakat luas tentang berbagai hal yang ada di lingkungannya.

Dalam pelatihan tersebut dilatihkan bagaimana cara berkomunikasi secara efektif dengan berbagai pihak yang potensial untuk dapat memberikan bantuan dana. Komunikasi dapat dilakukan secara tertulis dengan media proposal maupun komunikasi verbal dengan presentasi maupun negosiasi.

Pola hubungan dan bentuk kegiatan dengan para donatur bisa berupa:

  1. Kerja sama saling menguntungkan
  2. Sponsorship
  3. exhibition
  4. Event Organizer
  5. Pendirian Badan Usaha
  6. Kegiatan guru dan siswa

Anda penasaran dengan pelatihan ini? silahkan hubungi sunartombs@gmail.com

Satu Tanggapan

  1. saya ingin bergabung untuk mendapat imformasinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: