JADWAL UJIAN SEKOLAH DASAR/ MADRASAH 2014


Teman guru yang berbahagia berikut ini saya sajikan jadwal Ujian Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah tahun 2013/2014.
Dengan hadirnya jadwal ini berarti tidak ada keraguan lagi bahwa Ujian sekolah untuk 3 mapel (Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia) bukanlah rangkaian yg berbeda dengan mapel-mapel lain. Namun demikian perlakuan US untuk 3 mapel mirip dengan UN pada tahun sebelumnya, yaitu: soal dibuat oleh provinsi, pengawasan silang murni, dsb.

JADWAL US SD-MI 2014

atau silahkan download di sini JADWAL UJIAN SEKOLAH DASAR 2014

Tabel Nilai Angka Kredit Guru 2013 (terbaru)


pakDengan diberlakukannya Kepmenpan dan  Reformasi Birokrasi  Nomor 16 tahun 2009 tertanggal  10 Nopember 2009, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, maka secara otomatis nilai angka kredit guru juga mengalami perubahan. Yang sangat mencolok adalah pada nilai proses pembelajaran. Kalau dulu (Kepmenpan nomor : 84/1993 tanggal 24 Desember 1993 tentang:  Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya) nilai proses pembelajaran sudah ada tebelnya dalam setiap semester, maka yang akan datang kita menggunakan dasar penilaian proses pembelajaran dengan mendasarkan pada Penilaian Kinerja Guru terlebih dahulu. Dengan demikian perolehan nilai PBM dalam setiap tahun untuk masing-masing guru sangat mungkin akan berbeda-beda. Sementara berdasarkan peraturan lama setiap guru dalam 1 tahun  melaksanakan proses pembelajaran kebanyakan akan seragam, karena pada peraturan lama nilai tidak memperhatikan performen guru dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas.

Berapa nilai angka kredit guru untuk masing-masing komponen? Dalam buku 4 Pedoman PKB dan Angka Kreditnya secara lengkap sudah tercantum, walaupun tersebar dan tidak praktis. Bagi teman-teman guru yang menghendaki tabel angka kredit yang baru dan sudah diringkas dalam sebuah tabel silahkan DOWNLOAD DI SINI SAJA. Semoga bermanfaat !

Perbedaan Kenaikan Jabatan fungsional Guru antara KepmenPan No 84 Tahun 1993 dengan Kepmenpan No 16 tahun 2009.


Guru sebagai jabatan profesional diwajibkan untuk menunjukkan kinerja yang profesional sesuai dengan Keppres Nomor 87 Tahun 1999. Dan jabatan profesional yang belum menyesuaikan dengan kepres tersebut adalah Jabatan Fungsional Guru. Selain itu berdasarkan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 jabatan guru akan menjadikan Jabatan fungsional Guru sebagai Jabatan Ahli. Guru sebagai tenaga profesional wajib memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV.

Dengan begitu maka Jabatan guru adalah jabatan yang prestisius dan menuntut kemampuan kerja yang tinggi. Oleh karena dalam rangkang meningkatkan profesionlisme guru dengan sistem kenaikan pangkat guru berdasarkan kepmenpan no 84 tahun 1993 masih dijumpai banyak kelemahan maka, sistem kenaikan pangkat dengan angka kredit tersebut disempurnakan dengan kepmenpan no 16 tahun 2009.

Perbedaan Kenaikan Jabatan fungsional Guru antara KepmenPan No 84 Tahun 1993 dengan Kepmenpan No 16 tahun 2009.

NO

ASPEK

PERATURAN LAMA

PERATURAN BARU

1 Dasar Kepmenpan No 84 tahun 1993 Kepmenpan No 16 tahun 2009
2 Sebutan Unsur Utama Minimal 80%

  • Pendidikan dan Pelatihan
  • Proses Belajar Mengajar
  • Pengembangan Profesi

Penunjang maksimal 20 %

Unsur Utama Minimal 90%

  • Pend. Formal dan Pend. Fungsional.
  • Proses Belajar Mengajar
  • Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Penunjang maksimal 10%

 

3 Macam Pengembangan Profesi Guru
  1. Karya Tulis Ilmiah
  2. Teknologi Tepat guna
  3. Alat Peraga
  4. Karya Seni
  5. Pengembangan Kurikulum
  6. Pengembangan diri
  7. Publikasi ilmiah
  8. Karya Inovasi
4 Jenis Pengembangan diri (Tidak ada)
  1. Diklat Fungsional
  2. Kegiatan Kolektif Guru
5 Macam  Publikasi Ilmiah
  1. KTI hasil penelitian
  2. Tinjuan Ilmiah
  3. Tulisan Ilmiah Popoler
  4. Prasaran Ilmiah
  5. Buku/Modul
  6. Diktat
  7. Karya Terjemahan

 

  1. presentasi di forum ilmiah
  2. hasil penelitian
  3. tinjauan ilmiah
  4. tulisan ilmiah populer
  5. artikel ilmiah
  6. buku pelajaran
  7. modul/diktat
  8. buku dalam bidang pendidikan
  9. karya terjemahan
  10. bukupedoman guru

 

6 Macam Karya Inovasi
  1. Teknologi Tepatguna
  2. Alat Peraga
  3. Karya Seni
  4. Pengembangan Kurikulum

 

  1. menemukan teknologi tetap guna
  2. menemukan/menciptakan karya seni
  3. membuat/memodifikasi alat pelajaran
  4. mengikuti pengembangan penyusunan standar . pedoman.,  soal dan sejenisnya

 

7 Prasayarat dalam kenaikan golongan Wajib sebagai syarat kenaikan pangkat/golongan VIa ke atas dengan minimal jumlah angka kredit 12.  Wajib sebagai syarat kenaikan pangkat/golongan IIIb ke atas dengan minimal jumlah angka kredit  yang bervariasi berdasar jenjang pangkat/golongannya. 
8 Teknik Penilaian Penilaian lebih banyak administratif Menggunakan teknik penilaian kinerja (Praktik)
9 Sistem Pengajuan PAK Diajukan pada saat guru/ KS/ PS ingin mengajukan kenaikan pangkat. Diajukan setiap tahun.

 

Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru


Menjelang diterapkannya Peraturan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya (yang baru), maka diperlukan penyesuaian Jabatan Fungsional Guru. Kenapa harus disesuaikan? ya, karena dalam Menpan No 16 Tahun 2009 ini klausul item-item yang dinilai sudah berbeda dengan peraturan lama yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala badan Administrasi Kepegawaian Nasional Nomor 25 tahun 1993.

Dulu peraturan lama misalnya semua nilai Pendidikan dan Pelatihan Kedinasan masuk dalam komponen Nilai Pendidikan, sedangkan sekarang yang termasuk dalam Nilai Pendidikan hanyalah Prajabatan saja. Sementara nilai pendidikan dan pelatihan guru non-prajabatan sekarang dimasukkan dalam komponen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)  khususnya unsur Pengembangan Diri.

Masalah sebutan dalam Jenjang Jabatan Fungsional Guru dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi (yang baru) hanya dipisahkan dalam 4 jenjang saja, yaitu:  Guru Pertama,  Guru Muda,  Guru Madya,dan Guru Utama. Dalam peraturan lama dibedakan dalam 13 jenjang Jabatan Fungsional Guru yaitu:  1) Guru Pratama, 2) Guru Muda, 3) Guru Muda Tk.I, 4) Guru Madya, 5)Guru Madya Tk.I, 6) Guru Dewasa, 7) Guru Dewasa Tk.I, 8) Guru Pembina, 9) Guru Pembina Tk.I, 9)Guru Utama Muda, 12)Guru Utama Madya, 13)Guru Utama

Bagaimana tata cara pengajuan dan syarat-syarat penyesuaian Jabatan fungsional guru selengkapnya SILAHKAN DOWNLOAD DI SINI.

CARA MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU


20130317_163826

Para Guru kreatif

Mendengar kata-kata kreatif tentu kita membayangkan sebuah pemikiran yang luar biasa yang muncul secara luar biasa pula. Sering kita membayangkan bahwa berfikir kreatif itu adalah bawaan sejak lahir atau bakat alam yang telah diberikan oleh Tuhan. Sehingga orang biasa tidaklah mungkin memiliki suatu kreativitas. Selain itu, masih kuatnya pandangan negatif orangtua terhadap prospek pekerjaan di industri kreatif (misalnya film, sastra, atau desain grafis) juga membuat banyak anak muda merasa kemampuan kreatif hanya pantas didalami oleh orang-orang tertentu saja

Anggapan tersebut tentunya tidaklah benar. Karena kreativitas tidak selamanya berhubungan dengan tingkat IQ seseorang, namun juga sangat tergantung dari usaha seseorang tersebut dalam mencoba atau bekerja. Banyak ahli psikologi justru mengatakan bawah kreativitas itu bukan muncul dari intusi-intusi orang-orang cerdas ber-IQ tinggi, namun lebih banyak muncul dari orang-orang yang bekerja keras. Thomas Alfa Edison misalnya, ia menegaskan bahawa kreativitas itu 1% inspirasi dan 99% itu kerja keras.

Sejalan dengan hal tersebut Psikolog John Houtzmengatakan bahwa kreativitas tidak terbatas pada kreativitas besar (big ‘C’) yang sifatnya mahakarya dan revolusioner, seperti lukisan Da Vinci atau lampu Edison. Ada pula yang namanya kreativitas kecil (litle ‘c’), yaitu kelihaian atau kecerdikan yang dapat kita gunakan untuk memecahkan masalah sehari-hari. Houtz juga menekankan bahwa kreativitas bukanlah suatu bakat yang dianugerahkan sejak lahir, melainkan sesuatu yang harus diusahakan dengan kerja keras; Menurutnya, orang-orang kreatif adalah mereka yang memiliki kedisiplinan untuk terus menciptakan ide-ide baru dan ketekunan untuk mewujudkan ide-ide mereka.

Mengenai kreativitas ini pada tahun 2008 lalu Majalah Scientific American Mind Edisi bulan Juni-Juli  menurunkan liputan mengenai diskusi panel para ahli yang membahas mengenai kreativitas ini, berikut beberapa tips sederhana untuk mengembangkan kreativitas anda. Dalam diskusi panel itu Robert Epstein seorang psikolog dari Amerika memberikan empat tips cara untuk melatih kreativitas kita, yaitu:

A.   Capturing.

Jangan biarkan ide satupun yang terlewatkan, manusia mempunyai sifat pelupa. Dari itu biasakan diri untuk mencatat. Mencatat Ketika ada ide terlintas di pikiran Anda, catatlah di HP, atau kalau Kita sedang di tempat kerja tulislah di buku penting. Membawa HP ketempat tidur adalah cara cerdas agar ide-ide Kita tidak hilang begitu saja. Ketika akan tidur atau setelah tidur, otak dalam kondisi gelombang theta, waktu ini sangat berpotensi timbulnya ide-ide kreatif. Sangat baik sekali, Kita meluangkan waktu barang 15 menit  tiap hari cukup duduk santai atau melakukan aktivitas kesukaan Kita untuk mengumpulkan ide-ide dan membawa catatan. Baca lebih lanjut

KALENDER PENDIDIKAN 2013/ 2014


kalender-pendidikanTeman guru yang berbahagia. Setelah selesai mengantarkan anak-anak kita menuju akhir proses pembelajaran dengan ditandai UN untuk kelas akhir dan UKK untuk kelas dibawahnya, sekarang tiba saatnya kita menapaki kegiatan baru yaitu PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Ada yang sudah memulai pada awal-awal bulan ini atau juga sesuai petunjuk pemerintah yaitu penyelenggarakan PPDB pada akhir bulan Juni 2013 ini.

PPDB yang dilakukan tentu berkaitan dengan program Pelajaran Tahun Ajaran baru yang mana semua sekolah perlu mempersiapkan segala sesuatunya antara lain Pembagian Tugas mengajar, Kurikulum, RAKS, RKT dan sebagainya. Untuk memandu kegiatan itu semua ada hal yang tidak bisa dilakukan oleh sekolah sendiri yaitu membuat kalender pendidikan. Kalender pendidikan ini amat penting karena menjadi acuan dalam membuat seluruh program  tahunan di sekolah.

pada tulisan kali ini saya akan membantu teman-teman untuk menemukan kalender pendidikan tahun pelajaran 2013/ 2014 yang masih bersifat umum. Adapun kalender pendidikan yang berlaku akan disesuaikan oleh pemerintah daerah masing-masing dengan melihat agenda provinsi atau kabupaten yang berfariasi. Untuk mendapatkan kalender pendidikan tahun pelajaran 2013/ 2014 silahkan KLIK DI SINI SAJA.

SEMOGA BERMANFAAT

Tips Mengatasi Rasa Minder Saat Menjadi Trainer


Menjadi seorang trainer atau nara sumber dalam sebuah pelatihan bukanlah hal yang sulit. Hal tersebut sebenarnya materi pelatihan biasanya sudah dikuasai terlebih dahulu sebelum peserta pelatihan datang. Namun demikian yang paling sulit adalah menguasai audien saat pelatihan berlangsung. Bagaimana mengkondisikan seluruh audien untuk dapat fokur kepada kita selama kita menyajikan materi. Yang lebih penting lagi bagaimana semua audien tune in dengan materi yang kita sajikan.

img_10992Penguasaan audien merupakan 50% keberhasilan nara sumber saat membawakan sesi. Banyak para triner pemula menanyakan kepada saya, “bagaimana mengatasi rasa minder saat menyajikan materi pelatihan?’. Hal tersebut akan terasa lebih berat lagi apabila beberapa audien merupakan teman senior atau pejabat yang lebih tinggi posisinya kita. Sebenarnya hampir semua nara sumber pada awalnya merasakan hal demikian.

Berikut saya sajikan beberapa tips mengatasi rasa minder saat menjadi nara sumber di hadapan umum:

  1. Sebelum pelatihan anda harus membekali PIM3, yaitu Performent (silahkan perpenampilan yang menarik, tapi tidak mencolok); Icebreaker (kuasai beberapa icebreaking atau energizer); Materi (anda harus menguasai materi pelatihan); Media (kuasai beberapa media seperti power poin dan papan tulis); dan Metode (rancang metode pelatihan yang membuat peserta senang).
  2. Datanglah lebih awal sebelum pelatihan/ seminar dimulai  dan tataplah setiap orang yang memasuki ruangan. Hal ini akan menguatkan mental anda, karena posisi anda sudah menang dan secara psikologis anda lebih dahulu menguasai tempat pelatihan. Ibarat pemain sepak bola anda adalah sebagai tuan rumahnya.
  3. Jika ditemui salah satu peserta atau beberapa peserta adalah orang yang anda pandang sangat senior atau lebih pinter dari anda, maka sekalian saja menfaatkan orang ybs untuk membantu sesi anda tersebut. Jangan malu-malu anda bilang kepada orang ybs untuk ijin menyajikan dan mohon bantuannnya jika nanti ada kesulitan. Dengan begitu anda akan merasakan beban anda berkurang 50%. Selanjutnya terserah anda untuk mengoptimalkan sesi.
  4. Sebagai pemula jangan hadir di ruangan pada saat para audien sudah memenuhi ruangan. Hal ini anda akan menjadi pusat perhatian pada waktu yang bersamaan. Tentu bagi pemula ini merupakan beban mental yang laur biasa berat, bisa-bisa anda sudah kalah sebelum bertanding.
  5. Pada saat nama anda dipanggil oleh MC bahwa pelatihan akan segera dimulai dengan pembicara adalah anda, maka jangan segera memasuki arena yang telah disiapkan. Saat itulah anda akan menjadi pusat perhatian lagi. Tenangkan diri anda, minumlah beberapa teguk air yang telah disediakan terlebih dahulu. Baru secara perlahan tapi pasti anda memasuki arena yang telah dipersiapkan untuk anda memberikan pelatihan.
  6. Bicaralah secara tenang, perlahan dan tidak tergesa-gesa. Dengan berbicara terlalu cepat, selain tidak mudah dipahami akan membuat anda semakin gugup.
  7. Jika ada pertanyaan dari peserta yang sulit dan anda tidak bisa menjawab, silahkan beri kesempatan kepada audien yang lain untuk menjawabnya. Saat para peserta yang lain berusaha memberikan jawaban, anda bisa memikirkan jawaban yang tepat dengan menyaring beberapa pendapat peserta yang baik.

Selamat mencoba, jika ada pertanyaan berkaitan dengan teknik memfasilitasi atau menjadi trainer silahkan berikan comment pada tulisan ini. Pasti akan saya berikut jawaban. Terima kasih

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: